Welcome to this blog!

Hope you enjoy~

Tuesday, 18 October 2016

Motivation #2: Birthday edition

Hello to everyone~ How's your day? Has it been great for you? Or something bad happened?

After a long rest (hiatus), I have come back with some ideas after suffering from the deadly writer's block! (Yes, it's a painful torture for me to have writer's block) I think the best way I should start is by sharing some inspirations and motivate others. To share my dedication to music, I would like to introduce a song for you.

Is your dearest person's birthday happen to be near and they have been down lately that you have been trying to find a way to cheer them up? Or you just want to insert some wise tellings on their birthday? Then this song should be in your list!

Friday, 14 October 2016

About Blog

This blog is my vessel to express my opinions and share with others. I guarantee that there's no 16+ post, and I shall include a warning if I ever post one.

I do both English and Bahasa. Remind me if you find a post of mine hasn't been translated and you are curious enough.

Constructive critics and suggestions are appreciated.

I guess....that's all?

-------------------------------------------------------------------
Blog ini adalah saluran bagi saya untuk mengekspresikan opini saya dan berbagi dengan yang lain. Saya memastikan tidak ada postingan yang 16+, dan akan saya sertakan sebuah peringatan jika ada (postingan 16+).

Saya memposting dengan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Harap ingatkan saya jika ada postingan yang belum diterjemahkan dan anda cukup tertarik (untuk membacanya).

Kritik yang membangun dan usul-usul sangat diapresiasi.

Saya rasa......itu saja?

Tuesday, 11 October 2016

About Me

Hello, Author here! You can call me Lynca! (which is taken from my first and last name)
I'm Indonesian student in Immanuel Billingual Class Junior Highschool, the 3rd grade. I'm quite fond of Mathematics (but not trigonometry), Science(despite the insane materials and deadlines), Social Studies (I suck at economics tho), music and art(I'm never good at those things but I enjoy it). However, Physical education is the death of me (seriously I really suck at physical work, especially running and durability).

Born in the year 2002, I'm currently in the 9th grade. I don't participate much in school events, as I am a quite lazy person. I'm known to be an introvert, but I'm just one of those assylum patients who escaped and formed a new idendity (JK. I'm a normal person with the status of losing insanity based on a random quiz I took a few weeks ago).

My hobbies aren't that interesting. I enjoy reading (any kind of genre is fine, actually), watching videos and animes, sleeping, going crazy like there's no tomorrow, ranting about my thoughts to my besties, devouring my favorite dishes, studying (I know it's weird but I like it, especially about cultures, history, and all that jazz) and many others.

Fandoms? Generally, I'm a K-Pop fan and an otaku. However, I'm not the type of person who just loves all of those. I'm proud to be a Carat and a Hetalian (eventhough that show has ended, I haven't moved on tbh). I enjoy and respect every kind of music, no matter the genre, meaning, nationality, music has helped me through a lot of hardships. So, it sometimes confuse me when people say "(nationality) pop is not as good as (nationality) pop" I mean like, you don't just simply differentiate them according to nationality or language used, music itself is the language.

Tuesday, 13 September 2016

TEKNOLOGI HOLOGRAM



            Teknologi hologram tak terlepas dari peran Ddenis Gabor, fisakawan asal Hungaria yang lahir pada tahun 1900. Gabor memulai pendidikannya di bidang fisika saat umur 15 tahun kemudain menjadi seorang ilmuwan di Inggris. Gabor membuat sebuah penelitian yang kemudian menjadi fondasi holography modern. Gabor menemukan teknologi hologram secara tak sengaja ketika bekerja di perusahaan British Thomson Houston. Saat itu, Gabor meneliti bagaimana memperbaiki mikroskop elektron. Gambar

Thursday, 8 September 2016

Kisah Renungan : Perbedaan dan Persatuan, apakah bisa bergabung?


Orang-orang berdesak-desakan berlari menuju rumah masing-masing. Mengenakan pakaian yang serba putih, cukup sulit membedakan antar satu dan yang lain, terlebih ketika ada yang memiliki wajah yang mirip. Namun, ada seseorang yang sangat mencolok terlihat hanya berdiri diam di tempat menghadap ke arah yang berlawanan dari arah orang lain, Dengan pakaiannya yang serba merah di antara lautan putih, akan sangat mudah untuk melihatnya dengan jelas. Anak ini sering dikatai gila, aneh, bodoh, dan lain sebagainya karena hanya dialah yang menggunakan pakaian dengan warna berbeda serta satu-satunya yang menolak pakaian “persatuan” mereka yang putih suci.



Mengenai situasinya, orang-orang sedang berlari ketakutan dari kedatangan seekor monster dengan ukuran raksasa. Entah sejak kapan monster itu selalu mendatangi desa itu dan membuat kekacauan. Mereka tidak berani melawan monster tersebut karena tidak ada tentara yang bisa membela mereka. Lagipula, tampang monster itu sangat seram dan fisik kekarnya membuat tak seorang pun berani melawannya. Monster itu juga kerap mencuri anak-anak yang tidak berhati-hati dan bermain di luar saat malam. Entah apa yang terjadi pada mereka setelah itu,  yang pasti anak-anak yang telah dicuri tidak pernah kembali lagi.



Semua orang tidak berani ke luar, kecuali anak berbaju merah itu. Saat terdengar suara raungan sang mahkluk jahat, anak berbaju merah itu tenang-tenang saja dan mulai berjalan. Mahkluk itu berusaha menghantamnya dalam satu pukulan, namun serangannya selalu meleset dari sang anak. Orang-orang yang berpakaian serba putih melihatnya ramai-ramai dari balik jendela. Mereka merutuk dalam hati, “Dia memang pantas dijuluki anak gila. Mana ada orang waras yang mau ke luar disaat seekor monster berkeliaran. Terlebih tanpa senjata atau perlindungan yang pasti”



Suara-suara bisikan terdengar ramai dari rumah-rumah Namun si anak tak menghiraukannya. Dia tahu orang-orang sedang mengatainya gila, bodoh, cari mati, tidak waras, dan sebagainya. Tapi, dia sudah bertekad untuk menyelamatkan desanya dari ancaman. Dia tidak peduli mereka mau bilang apa, meski berbeda dia tetap bagian dari masyarakat. Tidak ada salahnya untuk membela bangsa meski tidak mendapatkan dukungan penuh.



Jauh dulu, sebelum dirinya dikatakan aneh, sebelum dirinya dikatakan gila, sebelum dia selalu berpakaian serba merah, sebelum gurunya meninggalkannya, anak ini adalah bagian yang sangat dikasihi oleh masyarakat di sana. Dia selalu terlihat membawa sebuah buku dan pensil ke mana pun ia pergi layaknya seorang kutu buku. Kadang ia membawa buku tambahan untuk dibacanya. Dia merupakan anak yang sangat ramah dan kerap bermain dengan anak-anak di sana. Masa depannya cerah, apalagi dia mendapatkan bimbingan khusus dari seorang guru.

Inuyasha's Sword Tetsaiga